Tahun ini, Kongregasi Misionaris Claris genap berusia 75 tahun, dan SMP Katolik Santa Clara Surabaya menyambut momen spesial ini dengan serangkaian kegiatan yang bermanfaat bagi seluruh komunitas sekolah. Tidak hanya merayakan, tetapi juga memberikan edukasi kesehatan dan pola hidup sehat melalui Medical Check-Up (MCU), Seminar Kesehatan, dan Kantin Sehat.
Acara ini berlangsung pada Sabtu, 18 April 2026, pukul 06.00–12.00 WIB. MCU dilaksanakan di lantai 1, seminar kesehatan di Aula Maria Ines lantai 4, dan Kantin Sehat menyajikan hidangan bergizi kreasi orang tua murid. Kegiatan terbuka untuk masyarakat umum, orang tua, guru, staf sekolah, dan para Suster Misionaris Claris. Acara dimulai dengan Medical Check-Up (MCU) bekerja sama dengan Rumah Sakit Gotong Royong Surabaya, dilanjutkan dengan dua sesi seminar kesehatan.
Seminar Kesehatan: Tips Hidup Sehat dari Para Ahli
Dalam seminar pertama, dr. Ari Christy Muliono membahas pentingnya membangun pola hidup sehat sejak dini. Lima faktor utama yang menurunkan risiko penyakit adalah: diet seimbang, olahraga teratur, berat badan ideal, tidak merokok, dan menghindari alkohol. Ia menekankan, pemeriksaan kesehatan rutin (MCU) sangat penting mulai usia 9 tahun untuk pencegahan penyakit.
Beberapa poin penting yang dibahas antara lain:
- Diet sehat: Pilih makanan organik, banyak sayuran hijau, protein bersih seperti ikan dan unggas tanpa kulit. Kurangi gula, garam, lemak, dan baca label nutrisi.
- Olahraga: Minimal 150 menit per minggu, kombinasi latihan ringan dan intensitas tinggi untuk melatih otot dan menjaga kesehatan jantung.
- Tidur cukup: 7–9 jam per malam, hindari penggunaan gawai sebelum tidur agar hormon tubuh bekerja optimal.
- Pencegahan rokok: Berhenti merokok menurunkan risiko penyakit jantung hingga 50% dalam setahun. Remaja perlu diarahkan agar tidak terpengaruh oleh lingkungan atau media sosial.
Seminar kedua, Dr. Lisa Pangemanan, menekankan kesehatan remaja tanpa rokok dan pentingnya hubungan berpacaran yang bertanggung jawab. Beberapa poin penting:
- Remaja sering merokok karena ingin terlihat dewasa, tekanan teman sebaya, atau pengaruh media sosial. Penting bagi orang tua dan guru untuk menjadi role model dan menciptakan lingkungan bebas rokok.
- Pacaran pada remaja sebaiknya sehat: saling menghargai, tidak memaksa, dan ada komunikasi terbuka. Strategi pencegahan termasuk meningkatkan harga diri, mengisi anak dengan kegiatan positif, dan edukasi seksual yang sehat.
- Peran keluarga, sekolah, dan gereja sangat penting untuk membimbing remaja, menanamkan nilai spiritual dan karakter yang kuat.
Dalam sesi tanya jawab, peserta juga mendapatkan tips praktis:
- “Menabung otot” bisa dilakukan dengan latihan ringan, seperti jongkok-berdiri atau jalan rutin.
- Mengatur pola tidur dan konsumsi makanan untuk anak dan remaja sangat penting untuk mencegah penyakit seperti diabetes atau hipertensi.
- Nutrisi seimbang tetap harus diperhatikan meski anak sering bermain gawai.
Kantin Sehat: Praktik Gaya Hidup Sehat
Selain edukasi, Kantin Sehat hadir dengan menu bergizi yang mendorong masyarakat dan keluarga untuk menerapkan pola hidup sehat sehari-hari.
Dengan rangkaian kegiatan ini, SMP Katolik Santa Clara Surabaya berharap bisa meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan fisik, mental, dan edukasi remaja, serta meneguhkan semangat pelayanan para Suster Misionaris Claris. Acara ini menjadi bukti nyata komitmen sekolah dalam membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan bertanggung jawab.
