SMP Katolik Santa Clara Surabaya menyelenggarakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 dengan mengusung tema “Generasi Gemilang: Cerdas, Berkarakter, dan Berkemajuan.” Kegiatan yang diawali dengan Pra MPLS pada 10 Juli 2026 dan dilanjutkan pada 13–17 Juli 2026 ini menjadi langkah awal bagi murid baru untuk mengenal lingkungan sekolah, membangun karakter, serta mempersiapkan diri memasuki jenjang pendidikan di SMP. MPLS tahun ini diikuti oleh 187 murid baru kelas VII dan 10 murid susulan. Seluruh rangkaian kegiatan didukung oleh 39 guru dan 26 panitis siswa serta tenaga kependidikan yang bersama-sama menciptakan suasana belajar yang aman, menyenangkan, dan penuh semangat.

Kepala SMP Katolik Santa Clara Surabaya, Sr. Elisabeth Hardiantinawati, MC. menyampaikan bahwa MPLS bukan sekadar kegiatan pengenalan lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi awal perjalanan murid dalam membangun karakter, menumbuhkan semangat belajar, serta menjalin relasi yang baik dengan seluruh warga sekolah. Melalui berbagai kegiatan yang telah disiapkan, diharapkan setiap murid mampu beradaptasi dengan lingkungan baru dan siap berkembang sesuai potensi yang dimiliki.

Rangkaian kegiatan diawali melalui Pra MPLS pada Jumat, 10 Juli 2026. Kegiatan dibuka dengan doa pagi bersama yang dilanjutkan sambutan Kepala Sekolah. Selanjutnya, Ketua Panitia MPLS memberikan motivasi kepada seluruh murid agar memiliki semangat dan keberanian dalam memulai perjalanan belajar di jenjang SMP. Pada kesempatan tersebut, murid diperkenalkan dengan visi dan misi SMP Katolik Santa Clara sebagai pedoman dalam menjalani proses pendidikan. Murid juga diajak mengenal teladan Beata Maria Ines dan Santa Clara sebagai inspirasi dalam menghidupi nilai-nilai iman, kesederhanaan, pelayanan, dan kepedulian terhadap sesama.

Sebagai bagian dari pengenalan budaya sekolah, murid mempelajari Mars SMP Katolik Santa Clara, mengikuti latihan upacara bendera, memperoleh sosialisasi mengenai layanan perpustakaan dan Unit Kesehatan Sekolah (UKS), serta dikenalkan dengan penggunaan Microsoft Teams sebagai sarana pembelajaran. Pra MPLS ditutup dengan penyampaian berbagai informasi penting mengenai pelaksanaan MPLS sehingga seluruh murid siap mengikuti kegiatan pada minggu berikutnya.

Pelaksanaan MPLS dimulai pada Senin, 13 Juli 2026. Hari pertama diawali dengan kegiatan Katekese (Penjernihan Motivasi) yang mengajak murid merefleksikan tujuan mereka bersekolah serta menumbuhkan semangat belajar yang dilandasi nilai-nilai Kristiani. Kegiatan dilanjutkan dengan Perayaan Ekaristi sebagai ungkapan syukur sekaligus memohon penyertaan Tuhan dalam perjalanan pendidikan para murid. Kemudian, dilanjutkan dengan upacara pembukaan MPLS yang diadakan di lapangan sekolah. Setelah itu, murid mengikuti sosialisasi mengenai tata cara pelaksanaan upacara bendera sebagai bagian dari pembentukan sikap disiplin dan tanggung jawab. Selanjutnya, melalui sesi Mengenal Potensi Diri, murid diajak mengenali bakat, minat, serta kelebihan yang dimiliki sehingga semakin percaya diri dalam mengembangkan kemampuan akademik maupun nonakademik.

Suasana semakin semarak ketika murid mengikuti School Tour. Dalam kegiatan ini, murid diajak berkeliling mengenal berbagai fasilitas sekolah, seperti ruang kelas, laboratorium, perpustakaan, kapel, UKS, serta berbagai sarana penunjang pembelajaran lainnya. Hari pertama ditutup dengan latihan inagurasi sebagai persiapan penampilan pada acara penutupan MPLS.

Kegiatan berlanjut pada Selasa, 14 Juli 2026, yang diawali dengan doa pagi bersama. Murid kemudian mendapatkan materi mengenai cara belajar yang efektif sebagai bekal untuk menghadapi proses pembelajaran di jenjang SMP. Melalui materi tersebut, murid memperoleh berbagai strategi dalam mengatur waktu, membangun kebiasaan belajar yang baik, serta meningkatkan motivasi belajar. Pada hari yang sama, murid juga mengikuti sosialisasi mengenai pencegahan perundungan (bullying). Materi ini bertujuan menumbuhkan kesadaran bahwa setiap warga sekolah memiliki tanggung jawab untuk menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan saling menghargai. Murid diajak memahami bentuk-bentuk perundungan, dampaknya, serta pentingnya berani berkata tidak terhadap segala bentuk kekerasan.

Salah satu sesi yang paling menarik adalah Talkshow bersama Alumni. Dalam suasana yang hangat dan penuh inspirasi, para alumni berbagi pengalaman selama menempuh pendidikan di SMP Katolik Santa Clara Surabaya sekaligus menceritakan perjalanan mereka dalam meraih cita-cita. Pada kesempatan tersebut, telah hadir alumni yang bernama Paula Andrea, yang kini berkarier sebagai model dan influencer, serta Isabella Sophie Kennardi, alumni yang menekuni dunia usaha sebagai kontraktor kaca dan aluminium. Keduanya memberikan motivasi kepada murid baru untuk berani bermimpi, terus mengembangkan potensi diri, serta aktif mengikuti berbagai kegiatan sekolah sebagai bekal menghadapi tantangan di masa depan. Melalui kisah dan pengalaman yang dibagikan, murid diajak menyadari bahwa kesuksesan dapat diraih melalui kerja keras, ketekunan, dan kemauan untuk terus belajar.

Pelaksanaan MPLS sempat mengalami penyesuaian jadwal karena SMP Katolik Santa Clara Surabaya turut berdukacita atas wafatnya Sr. Anna Clara Mariani, MC, dari Kongregasi Misionaris Claris. Sebagai bentuk penghormatan dan solidaritas terhadap masa berkabung di lingkungan sekolah, kegiatan pada 15 dan 16 Juli 2026 ditiadakan, sehingga murid melaksanakan pembelajaran dari rumah. Penyesuaian tersebut tidak mengurangi makna maupun tujuan pelaksanaan MPLS dalam menyambut dan mendampingi murid baru memasuki kehidupan belajar serta sebagai sarana pembentukan karakter dan pengenalan budaya sekolah di SMP Katolik Santa Clara Surabaya.

Rangkaian MPLS ditutup pada Jumat, 17 Juli 2026. Pada hari terakhir, murid memperoleh materi mengenai pencegahan kekerasan di sekolah, etika bermedia sosial, serta etika pembawaan diri. Melalui berbagai materi tersebut, murid dibekali pemahaman mengenai pentingnya menjaga sikap, menghargai sesama, serta menggunakan media sosial secara bijaksana dan bertanggung jawab. Selanjutnya, seluruh murid mengikuti Upacara Penutupan MPLS yang menjadi penanda berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan. Suasana penuh sukacita tampak selama kegiatan berlangsung. Antusiasme, keceriaan, serta semangat yang ditunjukkan murid menjadi gambaran keberhasilan MPLS dalam menciptakan pengalaman awal yang positif bagi mereka.

Melalui pelaksanaan MPLS Tahun Ajaran 2026/2027, SMP Katolik Santa Clara berharap seluruh murid baru mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah, menjalin persahabatan yang baik, mengembangkan potensi yang dimiliki, serta bertumbuh menjadi pribadi yang cerdas, berkarakter, dan berkemajuan sesuai dengan semangat yang diusung dalam tema MPLS tahun ini. Semoga pengalaman pertama di SMP Katolik Santa Clara menjadi langkah awal bagi setiap murid untuk terus belajar, berkembang, dan berkarya demi masa depan yang lebih baik.

(Bu Veronika Yusnita Andriani P.)

Leave a Comment

error: Content is protected !!